Sunday, February 06, 2011

Nazar











ketaatan kupersembahkan kepada setia
yang membawa kehadiran setelah ribuan langkah jalan
mari kemari sambut saya, yang yang pulang ke bumi biasa
aku tahu dia menunggu tanpa pengharapan
senyum rekah dibawah rindang pohon kehidupan
dimana nyanyian anak anak tak henti melagu
persinggahan terakhirku setelah penolakan demi penolakan
di tikungan ke sekian
aku berhutang terimakasih kepadaamu, kehidupan.
yang terus menerus memberi keajaiban,
membuat bahagia bukan kepalang
hai abang tukang Bajigur
pagi ini kubayar lunas kewajiban,
sebagaimana kutuai nazar hati yang tak terucap
ketika padamu tak punya uang kembalian

Balebengong Halim - 110204