Thursday, September 20, 2007

Satu dari ribuan hari










Syahdan,
satu dari ribuan hari
buruk rasa menyerang
untuk menghancukan
inilah
harga atas kompromi:
telan mentah semua kalah
sakit rasa dikalahkan
sesudahnya disalahkan
apa definisi terpantas?
ikutkan perih
dari kulit sampai ke tulang
untuk hidup lain
agar aman dan baik
siapa tahu,
bakal ada penghargaan;
jadi pahlawan kesiangan

maafkan aku wahai dunia
karena berdiri
diatas puing hatiku sendiri

Ciracas, dibawah panas 070920

2 comments:

Olish Faris Nurcholish atau Nurcholish said...

halo arya kamandaka...hahaaha pendekar syair berdarah ya... blogwalking nih...

ciracas... jadi nget teman yg punya nama dwi winarti hehe... kenal gak? komen balik ya boss :)

dewi pras said...

mas.. dewi masih blm bisa nulis buat diri sendiri.. heu heu heu

baik2 aja mas?